Showing posts with label Bayi Dan Balita. Show all posts
Showing posts with label Bayi Dan Balita. Show all posts

Jika Anak Tidak Suka Minum Susu

anak tidak suka minum susu

Beberapa anak tidak suka minum susu. Hal ini tentunya membuat bunda kawatir. Mengingat Kalsium yang terkandung di dalam susu sangat penting bagi pertumbuhan tulang dan gigi. Jangan kawatir Bunda, ada banyak makanan lain yang kaya akan kalsium lho.

Awasi Anak Jika Dekat Dengan Pohon Beracun Ini

Hati-hati jika anak dekat dengan pohon atau tanaman beracun ini. Pohon beracun di sekitar kita efeknya berbahaya bahkan dapat mengakibatkan kematian. Anak kecil tentu saja tidak tahu bahaya ketika memegang bahkan memakan bagian dari pohon beracun tersebut.
Biasanya bagian dari pohon yang beracun seperti daun, dahan hingga buah yang terlihat cantik namun beracun. Tak hanya anak kecil, binatang piaraan yang tidak sengaja memakan bagian dari pohon beracun juga dapat mati seketika. Nah apa sajakah pohon beracun itu?

Pohon Beracun Di Sekitar kita

pohon beracun
Pohon Black Walnut
  • Black Walnut atau pohon Walnut. Kacang Walnut enak untuk di makan. Namun, siapa sangka bahwa pohonnya sangat beracun. Terutama dahan, daun hingga kulit dari buah Walnut yang mentah yang belum diolah. Namun jangan kawatir, di Indonesia pohon Black Walnut tidak mudah ditemukan. Hanya saja, bila kita berlibur ke luar negeri perhatikan keberadaan pohon ini dan jangan biarkan anak menyentuh atau memakannya.
pohon yew
pohon cemara yew
  • Cemara Yew atau Cemara Natal. Cemara Yew adalah pohon cemara menyerupai semak yang bisa dibentuk. Seperti pada film Edward Scissorhands. Pohon ini memiliki buah merah yang sangat bagus dan menarik bagi anak kecil. Hati-hati jika anak memakan buah ini. Karena sangat mematikan dan menimbulkan gejala seperti gagal jantung.
pakis haji
Dari wikipedia - Pakis Haji
  • Pohon Pakis Haji. Pohon ini daun dan bagian dari batang pohon sangat beracun. Setidaknya bagi binatang peliharaan seperti Kucing atau Anjing. 
kembang trompet
Bunga Trompet
  • Pohon Bunga Trompet. Bagus sekali ya bunga dari pohon ini? Sangat menarik dan sungguh indah. Namun siapa sangka, bunga dan bagian dari pohon seperti daunnya cukup beracun dan dapat menimbulkan gejala seperti mual, pusing hingga muntah jika dimakan.
kastuba merah
Kastuba Merah
  • Poinsettia atau Kastuba Merah. Pohon ini sering dipakai untuk hiasan ketika Natal tiba. Pohon ini memiliki getah yang sangat gatal bagi kulit. Dapat menimbulkan kemerahan dan reaksi alergi lainnya. Kucing ataupun Anjing piaraan juga bisa mendapat efek yang bahaya jika memakan bagian pohon atau daunnya. Efeknya seperti mual, pusing, diare hingga iritasi pada mata jika terkena getahnya.
Nah Bunda, jangan lupa selalu mengawasi anak ketika berdekatan dengan tanaman. Tanaman atau bunga apapun, usahakan jangan biarkan si kecil mengambil, mencium apalagi memakan bagian dari tanaman tersebut. Karena kita tidak pernah tahu efeknya. 

Jika sedang berlibur keluar negeri dimana banyak pohon yang tidak biasa kita lihat, lakukan pengawasan ekstra. Jangan sampai liburan menjadi terganggu hanya karena tanaman beracun yang tidak sengaja dipegang atau dimakan si kecil.

Posted By Keluarga101
Photo Credit : Pixabay

Jika Si Kecil Minta Adik

anak minta adik

Ada kalanya si kecil merengek minta adik. Hal ini biasanya terjadi pada masa pertumbuhan dimana anak merasa kesepian dan butuh teman main. Orangtua, biasanya bingung mengatasi hal ini. Namun ada beberapa tips yang bisa dijadikan panduan.
Jika si kecil minta adik namun orangtua tidak ingin menambah anak. Sementara, ada orangtua yang ingin menambah anak, namun justru anak tidak mau punya adik. Situasi seperti ini adalah normal dan banyak orang mengalaminya. Lalu, apa solusinya?

Aktivitas Anak 2 Tahun Agar Tidak Bosan

aktivitas anak 2 tahun
Aktivitas anak 2 tahun

Ketika balita sudah bisa jalan dan bicara, tentunya balita mulai aktif. Pada masa ini orangtua  dituntut untuk kreatif mencari aktivitas agar anak tidak mudah bosan dan rewel. Aktivitas anak 2 tahun hingga balita banyak ragamnya. Aktivitas untuk anak 2 tahun hingga 5 tahun bisa dimulai di rumah selain mempersiapkan anak sebelum memasuki sekolah bermain atau playgroup.

Aktivitas Anak 2 Tahun

  • Bernyanyi sambil berjoget. Aktivitas ini sangat baik. Selain menstimulasi anak terhadap kepekaan nada dan lagu, juga dapat memicu aktivitas fisik dengan berjoget.
  • Membaca buku. Tentunya, peranan orangtua atau pengasuh sangat diperlukan. Dengan membaca buku, anak dapat melihat gambar, warna hingga bentuk objek yang ada pada buku. 
  • Mendengarkan cerita. Dengan mendengarkan cerita, anak dapat dilatih fokus diri dan konsentrasi terhadap orang lain. Dengan mendengarkan cerita, anak juga juga dapat belajar menciptakan imajinasi dan daya hayal anak.
  • Menggambar. Menggambar merupakan aktivitas untuk anak 2 tahun atau lebih. Dengan menggambar, anak menjadi lebih fokus terhadap aktivitasnya. Selain itu, menggambar dapat mengembangkan daya kreatifitas dan seni anak selain juga kegiatan motorik pada gerakan tangan.
  • Bermain dough. Nah, tentunya anak akan tertarik bermain dough sambil melatih gerakan tangan untuk membentuk benda. Jangan lupa Bunda, gunakan dough yang aman bagi anak.
  • Menyusun Puzzles. Nah, menyusun puzzles juga merupakan aktivitas untuk otak dan saraf motorik anak. Juga melatih daya ingat. Puzzles dapat berupa angka-angka, hingga gambar yang menarik. Juga dapat berupa huruf sekaligus untuk melatih anak mengenali abjad.
  • Bermain Cilukba. Bermain cilukba atau petak umpet juga mengasikkan. Karena anak menjadi aktif bergerak dan berolah raga.
  • Bermain "glow in the dark". Bunda, bentuk permainan tidak harus mahal. Bisa saja, kita bermain di dalam gelap dan menyalakan senter. Atau dengar stiker "glow in the dark" sehingga anak dapat berimajinasi.
  • Menyusun mainan. Nah, anak usia 2 tahun sudah bisa memegang mainan atau balok. Menyusun balok merupakan jenis aktivitas yang mengasikkan. Di samping itu, menyusun mainan sehabis bermain juga merupakan kegiatan yang dapat melatih kerapihan, disiplin juga aktivitas fisik. Sehingga anak sedari kecil sudah belajar tanggung jawab untuk merapihkan mainannya.

Aktivitas Anak Balita 

Nah Bunda, cukup banyak bukan kegiatan yang dapat dilakukan untuk anak 2 tahun hingga balita, agar anak tidak bosan. 

Posted By Keluarga101
Photo Credit : Pixabay

Kelalaian Orangtua Yang Dapat Membahayakan Anak

kelalaian orangtua

Bunda, seringkali orangtua melakukan kelalaian yang dapat membahayakan anak. Tindakan lalai orangtua tersebut tentunya tidak disengaja, namun dapat berakibat fatal. 

Kelalaian Orangtua Yang Membahayakan Anak

Nah, apa saja bentuk kelalaian orangtua atau siapapun yang menjaga anak, yang dapat membahayakan keselamatan anak :
  • Menyimpan senjata tajam. Berhatilah jika memiliki senjata tajam di dalam rumah. Senjata tajam ini tidak hanya berbentuk pisau, namun juga senjata api hingga pajangan yang membahayakan seperti Samurai, koleksi pisau, hingga peralatan masak di dapur yang membahayakan. Simpanlah pada tempat yang sulit di jangkau dan jangan dijadikan mainan walaupun sekedar bercanda.
  • Masuk kendaraan umum. Bunda, jika kita hendak masuk ke dalam kendaraan umum, jangan meninggalkan anak sendirian. Terutama anak yang masih kecil. Misalnya, masuk ke dalam Taksi anak didudukkan terlebih dahulu dan orangtua sibuk mengangkati koper atau bawaan. Ada beberapa kasus dimana taksi membawa kabur anak karena orangtua lalai.
  • Naik Trem atau KRL. Jangan biarkan anak masuk duluan tanpa orangtua. Bisa saja, pintu kereta tertutup secara mendadak dan anak terbawa di dalamnya.
  • Naik lift.  Seperti halnya KRL, jika mendekati lift, jangan biarkan anak berlari sendirian mendahului. Celakanya, lift mendadak terbuka dan anak masuk dan pintu lift tertutup sehingga anak terbawa sendiri di dalam lift. Sementara orangtua sibuk berlari mengejar anak dari belakang. 
  • Menyeberang di depan mobil. Jangan menyeberang jalan di depan mobil yang sedang berhenti. Karena kendaraan lain tidak dapat melihat kita yang terhalang mobil yang sedang berhenti.
  • Menitipkan anak pada orang yang baru dikenal. Bunda, jaman sekarang banyak sekali orang yang berniat jahat tapi berpura-pura baik. Jika baru mengenal orang asing, jangan menitipkan anak walau kita sekedar ingin ke kamar kecil. 
  • Makan makanan yang membahayakan tanpa pengawasan. Bunda, banyak sekali hal yang berkaitan dengan makanan yang perlu kita awasi jika berhubungan dengan anak kecil. (Baca: Makanan Yang Berbahaya Bagi Balita). Selain makanan yang membahayakan, cara makan pun perlu mendapat perhatian khusus. Misalnya, mie yang panjang harus dipotong pendek-pendek agar tidak tersedak. Ikan dengan duri, cara makan ayam dengan tusuk sate dengan tidak mengarahkan tusuk sate ke dalam mulut, hingga hal lainnya. Tetap waspada ya Bunda.
  • Membiarkan anak bermain di jalan tanpa pengawasan. Bunda, walaupun anak bermain di dalam komplek perumahan, bahaya tetap dapat mengancam. Selalu perhatikan dan jangan lalai.
  • Meninggalkan anak bekerja bersama orang asing. Bunda, memang susah jika kedua orangtua bekerja dan meninggalkan anak sendirian di rumah. Anak belum bisa membela dirinya jika di jahati. Jika memungkinkan, ada orang yang sudah dikenal untuk menjaga anak. Kita juga dapat memasang CCTV atau meminta bantuan tetangga atau Satpam terdekat untuk sekedar mengawasi anak. Jika memungkinkan, tunggulah hingga anak bisa bicara sehingga bisa "mengadu" jika mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan.

Orangtua Lalai Bahayakan Anak

Nah, demikianlah sebagian dari kelalaian yang tidak disengaja namun dapat membahayakan anak.  Ayah dan Bunda, anak adalah titipan dari Tuhan yang harus kita jaga. Mereka tidak ingin dilahirkan tapi kitalah yang menghadirkan mereka ke dunia. Sehingga hendaknya orangtua harus merasa bersyukur dengan "titipan Tuhan" dan lebih menjaganya.

Posted By Keluarga101 
Photo Credit : Pixabay

Makanan Yang Berbahaya Bagi Balita

makanan yang berbahaya bagi balita

Tanpa kita sadari ada beberapa makanan yang berbahaya bagi balita. Makanan berikut dikategorikan berbahaya karena makanan ini dapat menimbulkan efek tersedak bagi balita. Terutama jika kita lengah dan kurang menyadari bahaya di balik makanan tersebut.

Penyakit Umum Pada Bayi

penyakit pada bayi

Bunda, penyakit umum yang sering terjadi pada bayi sering membuat ibu panik. Apalagi mama muda yang baru memiliki bayi. Nah apa saja penyakit umum yang sering di derita oleh bayi, yuk kita bahas.

Beberapa penyakit umum yang sering di derita bayi 

  1. Demam. Demam biasanya pertanda awal terjadinya infeksi. Perhatikan apakah ada gejala lain seperti ruam kemerahan pada kulit atau batuk yang disebabkan akibat peradangan pada bagian tenggorok. Jika terlihat gejala dari luar seperti batuk atau pilek maka bunda dapat mengenali penyebabnya. Namun, jika demam tidak disertai masalah pada tenggorokan, bisa jadi penyebabnya khusus dan harus ditangani lebih lanjut. 
  2. Batuk. Bayi rentan dengan virus. Oleh karenanya, jika bunda ataupun orang terdekat bayi mengalami batuk, hendaknya menggunakan masker ketika berdekatan dengan si kecil agar tidak menularkan batuk. Tutup mulut jika kita batuk dekat si kecil.
  3. Pilek. Pilek tidak hanya dari virus melainkan perubahan cuaca dapat menjadi penyebabnya. Pastikan si kecil terlindungi dari perubahan cuaca. Selain cuaca, faktor pendingin atau AC di dalam rumah juga mempengaruhi. Juga kondisi setelah mandi. Jangan biarkan si kecil kedinginan.
  4. Suhu tubuh hangat atau sumeng. Biasanya suhu tubuh hangat atau sumeng merupakan salah satu gejala tumbuh gigi. Jangan panik ya Bunda, cermati hal ini.
  5. Muntah. Jika muntah sehabis makan atau yang sering kita sebut gumoh, biasanya hal ini karena bayi kurang bersendawa. Namun jika muntah tidak biasa, maka perlu diperhatikan apakah ada masalah pada pencernaan.

Penyakit Yang Sering Di alami Bayi

Bunda, penyakit yang disebutkan di atas adalah bukan penyakit khusus yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Biasanya penyakit pada bayi yang umum tersebut berkaitan erat dengan faktor kebersihan serta virus dan kuman. 

Oleh karenanya, kebersihan sangatlah diperlukan ketika kita baru memiliki bayi yang baru lahir. Perhatikan pakaian bayi hingga botol susu dan peralatan makan bayi. Selain itu, jangan biarkan sembarang orang mencium atau memeluk bayi sebelum memastikan bahwa orang tersebut bersih dan tidak membawa kuman.

Seiring dengan bertambahnya berat badan dan usia bayi, tentu saja faktor imunitas atau kekebalan tubuh bayi akan lebih meningkat. Sehingga penjagaan kebersihan yang super ketat dapat diperlonggar namun tetap terjaga ya Bunda.

Posted By Keluarga101
Photo Credit : Pixabay

Mengapa Rambut Anakku Tipis

penyebab rambut anak tipis

Rambut anak tipis. Kenapa ya? Bunda, banyak sekali ibu yang kawatir ketika melihat rambut anaknya tipis. Bahkan hingga berusia 1 tahun. Mari kita bahas serba-serbi rambut bayi yang tipis yuk, Bunda.

Benarkah Empeng Merusak Pertumbuhan Gigi?

penggunaan empeng pada bayi

Kita sering mendengar memakai Empeng dapat merusak bentuk mulut dan pertumbuhan gigi bayi. Misalnya gigi menjadi lebih maju dan struktur gigi lebih ke depan. Benarkah ini?

Empeng Merusak Pertumbuhan Gigi

Bunda, pemakaian empeng bayi terlalu lama dan berlebihan memang dapat merubah struktur mulut dan kesehatan gusi lho. Oleh karenanya, di sarankan untuk Balita di atas 2 (dua) tahun, tidak lagi memakai Empeng. Batas maksimal 2 tahun adalah karena ketika Balita menginjak usia 2 tahun, struktur gusi dan mulut masih dapat dikoreksi dalam waktu 6 bulan. Setelah usia tersebut, semakin sulit memperbaiki struktur gusi dan mulut. Hal ini juga berlaku bagi Balita yang gemar menghisap ibu jari.

Lalu, apakah baik buruknya ketika bayi menggunakan Empeng? Berikut faktanya:

Dampak Buruk Empeng Pada Bayi

  • Bersihkan Empeng yang terjatuh. Kuman dapat dengan mudah menempel pada Empeng dan berpengaruh pada pencernaan Bayi yang masih rentan terhadap kuman. Seperti diare atau sakit perut.
  • Bayi jadi malas menyedot ASI atau susu. Karena sudah terlalu sering menghisap empeng.
  • Bayi tidak rewel. Memakai Empeng memang menjadi solusi agar bayi sedikit tenang. Namun, jangan dijadikan solusi jika Bayi rewel ya Bunda. Karena bagaimanapun juga, rewelnya bayi ada penyebabnya. 
  • Mencegah kematian mendadak pada Bayi atau SIDS. Di luar negeri, istilah SIDS atau kematian mendadak pada bayi, sering terjadi. Yaitu karena ketika tidur, bayi terlalu pulas sehingga jantungnya berhenti mendadak tanpa alasan yang hingga kini belum dapat dijelaskan. Yaitu akibat tidur terlalu pulas. Empeng, mencegah hal ini. Karena dengan empeng, tidur bayi tidak akan terlalu pulas atau deep sleep.
  • Balita malas mengunyah. Ketika bayi atau balita mulai makan makanan tambahan, sebaiknya kurangi pemakaian empeng. Karena pemakaian empeng mempengaruhi sensitifitas pertumbuhan gigi.
  • Hati-hati jika masuk ke mulut. Sebaiknya, ukuran empeng cari yang sesuai dengan besar kecilnya mulut bayi atau balita. Karena dikawatirkan jika bayi atau balita sedang pada masanya memasukkan benda ke dalam mulut, empeng dapat masuk ke dalam mulut dan membuat tersedak.
Nah Bunda, demikianlah fakta baik buruknya pemakaian empeng pada bayi. Hendaknya Bunda menjadi lebih bijaksana dan mengawasi pemakaian empeng pada bayi atau balita ya Bunda.

Posted By Tentangkeluarga101
Photo Credit : Pixabay

Mengatasi Balita Nakal Dan Suka Membantah

mengatasi balita nakal

Kadangkala orangtua sering frustasi jika memiliki balita yang nakal, susah diatur dan sering membantah.  Jika keinginannya tidak dituruti, balita berteriak, memukul, menendang bahkan memaki ibu atau ayahnya dengan kata-kata seperti "Aku tidak sayang Mama" atau "Aku benci Mama" dan tantrum. Lalu, apa yang harus dilakukan jika anak nakal dan suka membantah?

Cara Mengatasi Anak Nakal 

Biasanya, Balita mulai nakal ketika sudah bisa berjalan dan berbicara. Sejak saat itu, mulailah anak suka membantah dan kepribadiannya mulai terlihat. Biasanya, puncak kenakalan balita hingga umur 3 tahun. Setelah waktu tersebut, perlahan karakternya mulai terbentuk. Nah, inilah masa penting dimana peran orangtua sangat dibutuhkan untuk membentuk kepribadian anak.

Lalu pedoman apakah yang harus diingat orangtua agar Balita tidak terlanjur nakal hingga dewasa?
  • Tidak memanjakan. Semua orang tahu, sifat manja adalah sangat menyebalkan. Anak cenderung kasar, tidak menghormati orang lain, dan cenderung bossy. Sesayang-sayangnya orangtua pada anaknya, usahakan jangan memanjakan terlalu berlebihan. Karena setelah anak dewasa, sikap buruknya bisa menjadi boomerang bagi orangtuanya.
  • Perlakukan seperti orang dewasa. Ketika anak mulai mengerti percakapan, biasakan untuk berbicara dengan cara dewasa dan bijaksana. Sebisa mungkin memberi pengertian dan alasan jika ada hal yang boleh dan tidak boleh. Jangan hanya berkata "tidak", namun harus ada alasan yang jelas.
  • Tetapkan peraturan. Orangtua harus menjaga wibawa dan menetapkan peraturan sendiri di rumah. Sehingga keluarga memiliki aturan dan anak dibiasakan tidak bertindak seenaknya. Misalnya, mainan yang selesai dipakai harus dibereskan kembali pada tempatnya. Biasakan untuk memberikan perintah pada Balita (walaupun dalam kapasitasnya sebagai anak Balita) untuk membantu membereskan mainan. Karena dengan demikian, balita mulai belajar memiliki tanggung jawab.
  • Memberi contoh yang baik. Jika orangtua sering berkata kasar, maka anak akan meniru. Oleh karenanya, jangan mengharapkan anak untuk menjadi anak yang manis dan sopan jika orangtuanya sendiri tidak berlaku demikian. Orangtua adalah guru pertama anak sebelum mereka bersekolah.
  • Memanjakan ada batasnya. Kakek atau nenek biasanya memanjakan cucunya. Berilah pengertian kepada kakek dan neneknya untuk tidak selalu memanjakan cucunya. Juga tidak menolong atau membela cucu ketika dimarahi oleh orangtuanya. Sehingga balita merasa nenek dan kakeknya adalah benteng pengaman mereka. 
  • Memberi hukuman jika salah. Jika salah, anak sekali-sekali boleh diberikan sanksi dalam batas kewajaran dan tentu saja tidak dengan kekerasan. Sehingga anak belajar mematuhi peraturan.
  • Tidak bertindak kasar apalagi memukul. Percayalah, anak yang sering dikasari apalagi dipukul, maka anak akan mencontoh dan melakukan hal yang sama kepada orang lain. Minimal kepada adik atau kakaknya ketika sedang berkelahi.
  • Tau batasan toleransi. Orangtua harus menyadari sampai dimana toleransi harus diberikan. Misalnya, adik memukul kakaknya, maka diberi toleransi "karena adik lebih kecil ya tidak apa-apa memukul kakaknya. Sedangkan kakak tidak boleh memukul adik". Hal ini adalah salah. Adik atau kakak, lebih kecil atau lebih besar, jika dia melakukan kesalahan, tetaplah harus dihukum.

Cara Mendidik Anak 

Bunda, ternyata mendidik anak tidak mudah. Namun tetaplah berpedoman pada hal yang benar dan tidak melanggar norma dan aturan. Yang terutama, tidak memanjakan anak secara berlebihan. Karena anak yang terlalu dimanja, ketika dewasa akan lebih sulit untuk mandiri. Dan ketika dalam kondisi terpaksa anak harus mandiri, maka mereka cenderung depresi, cemas, dan tidak siap karena terbiasa dimanjakan.

Posted By Tentangkeluarga101
Photo Credit : Pixabay

Berat Bayi Turun Setelah Lahir Normalkah Ini

berat badan bayi turun
berat badan bayi turun

Sesaat sesudah lahir, berat badan bayi mengalami penurunan. Apakah ini normal? Bunda jangan kawatir dulu ya, karena beberapa bayi mengalami penurunan berat badan setelah beberapa hari di lahirkan.

Berat Badan Bayi Turun 

Ketika masih di dalam kandungan, bayi mendapatkan makanan dari ibunya. Ketika dilahirkan, badan bayi mengandung air yang terdapat pada kandungan ibunya. Oleh karenanya, adalah normal ketika berat badan bayi sedikit menurun beberapa hari setelah di lahirkan.

Penurunan berat badan bayi setelah lahir, dapat juga terjadi karena hal-hal seperti:
  • Penyesuaian ASI. Apakah bayi akan minum ASI ataupun susu formula, bayi tetap membutuhkan penyesuaian. Saluran cerna bayi, dari mulut, kerongkongan hingga lambung, membutuhkan waktu untuk menyesuaikan. Terutama cara bayi menyedot susu. Beberapa bayi mengalami penyesuaian ketika menyedot susu pertama mereka. Hal ini terkadang membuat berat badan bayi mengalami sedikit penurunan pada minggu pertama.
  • Dehidrasi.  Wanita yang baru menjadi ibu seringkali kurang pengetahuan apakah bayi haus atau menangis karena hal lainnya. Jika ibu kurang mengetahui hal ini, ditambah asupan ASI yang kurang, tanpa di sadari bayi dapat mengalami dehidrasi. Hal ini akan membahayakan dan dapat memicu gejala "kuning" pada bayi akibat kurang susu atau cairan (dehidrasi).
Biasanya, pada minggu-minggu pertama, berat badan bayi yang turun akan mengalami kenaikan. Normalnya, berat bayi turun 10 persen dari berat badan ketika di lahirkan, terjadi pada minggu pertama. Setelahnya, berat badan bayi akan mengalami kenaikan seiring dengan asupan susu yang lancar dan membaik. 

Bunda layak kawatir jika berat badan bayi turun drastis tanpa kenaikan. Kemungkinan ada masalah dengan metabolisme tubuhnya. Apalagi jika dibarengi dengan gejala lain seperti demam.  Segeralah bawa ke dokter, karena di kawatirkan bayi mengalami infeksi atau masalah lainnya.

Posted By Tentangkeluarga101
Photo Credit : Pixabay

Jika Bunda Kawatir Ketika Anak Belum Bisa Jalan

anak belum bisa jalan
Anak belum bisa jalan
Jika anak usia 1 tahun belum bisa jalan, tentunya Bunda merasa kawatir. Bahkan lebih dari 1 tahun anak belum bisa jalan. Sementara balita seumuran Si Kecil sudah bisa berjalan. 
Seperti yang di lansir dari Today's Parent.com, beberapa hal wajib Bunda perhitungkan sebelum kawatir ketika si Kecil belum bisa jalan.  Misalnya, usia bayi ketika lahir. Beberapa bayi lahir prematur sehingga, sebenarnya usia bayi lebih muda daripada usia ketika lahir. 

Anak Belum Bisa Jalan

Menurut Prof. Peter Rosenbaum, dari Universitas McMaster di Kanada, beberapa anak sudah dapat berjalan ketika berusia 10 bulan. Namun, banyak anak justru baru bisa berjalan ketika menginjak usia 16 bulan bahkan lebih. Yang terpenting adalah jika anak tetap aktif merangkak dan mencoba berdiri, maka hal tersebut tidak terlalu di kawatirkan. 

Balita Malas Bergerak 

Hal lain yang perlu Bunda perhatikan diantaranya:
  • Apakah telapak kaki bayi terlihat tegap dan rata menopang badannya.
  • Apakah bayi berusaha mencoba bangun sendiri atau duduk sendiri tanpa bantuan.
  • Apakah koordinasi badan seimbang antara kiri dan kanan dan tidak mengandalkan satu sisi saja.
  • Apakah ketika bayi di pegang, bayi berusaha berjalan dan memiliki semangat untuk berjalan.
Beberapa bayi atau balita sedikit malas untuk bergerak. Entah karena memang pembawaannya yang malas bergerak dan aktif, atau karena terlalu gemuk. Oleh karenanya, Bunda perlu mengamati hal ini. Barangkali, si Kecil memang sedikit malas bergerak alias mager.

Yang perlu di kawatirkan oleh Bunda, adalah ketika badan anak terlihat kaku atau bahkan ototnya terlalu lemas sehingga tidak sanggup menyangga badannya. Maka Bunda wajib kawatir karena dapat mengindikasi adanya penyakit tertentu.  Segeralah bawa ke Dokter untuk konsultasi lebih lanjut.

Posted By Tentangkeluarga101
Photo Credit : Pixabay

Cemilan Sehat Untuk Balita

Bunda, jika Bunda bingung memilih cemilan yang sehat untuk Balita, mungkin beberapa ide cemilan sehat berikut dapat membantu Bunda.
Balita seperti orang dewasa lainnya, juga sering merasa lapar di siang hari atau waktu antara makan pagi, siang dan malam. Nah, cemilan apa saja yang bisa Bunda berikan untuk Si Kecil? 

Ide Cemilan Sehat Untuk Balita:


cemilan sehat untuk balita

BUAH YANG RASANYA MANIS

Semangka, biasanya disukai oleh Balita.  Terutama karena rasanya manis dan warnanya menarik. Selain itu, Semangka banyak mengandung air dan rasanya segar terutama ketika udara panas. Bunda bisa memotong Semangka dan membentuknya sedikit menarik. Sehingga anak kecil terutama Balita menyukainya. Cemilan sehat ini cocok diberikan siang hari.

cemilan keju

KEJU ATAU KACANG-KACANGAN

Biasanya, Balita menyukai cemilan asin. Daripada kripik asin, Keju adalah salah satu cemilan sehat yang bisa di coba. Selain Keju, kacang-kacangan juga sangat menyehatkan. Keju mengandung Kalsium, sedangkan kacang-kacangan mengandung vit. B. Namun, perlu diperhatikan bahwa anak kecil belum tentu bisa memakan kacang yang keras. Edamame atau kacang Jepang yang direbus lunak, mungkin bisa di jadikan pilihan selain kacang tanah yang direbus. Namun, Bunda wajib memperhatikan si Kecil ya Bunda, agar tidak tersedak. Bila perlu, memotongnya atau menghancurkannya.

Cemilan Untuk Balita 


biskuit

BISKUIT

Biskuit dapat menjadi pilihan untuk cemilan yang mudah di dapat. Biskuit banyak macamnya. Usahakan jangan yang terlalu manis misalnya yang berlumur coklat atau gula. Sehingga melindungi kesehatan gigi si Kecil.

yoghurt

YOGHURT

Anak kecil biasanya susah makan sayur. Hal ini dapat menimbulkan masalah pada pencernaan seperti konstipasi. Yoghurt, merupakan salah satu solusinya. Sekarang, banyak tersedia Yoghurt untuk anak kecil di Supermarket. Bunda, bisa membantu pencernaan si Kecil dengan memberinya Yoghurt sebagai cemilan di siang hari setelah makan siang.

popcorn

POPCORN

Nah, siapa yang tidak suka Popcorn? Cemilan ringan ini pasti disukai anak-anak. Bunda dapat sedikit berkreasi dengan memberikan tambahan keju cair pada popcorn.  Ketika bersantai di sore atau malam hari, si Kecil dapat mengemil cemilan sehat ini. Tentunya tanpa mentega atau minyak yang berlebihan. Selamat mencoba ya Bunda.

Posted By Tentangkeluarga101
Photo Credit : Pixabay

Makanan Pengganti Jika Balita Susah Makan Nasi

Bunda tentunya pusing jika balita susah makan.  Ada masa tertentu dimana Balita atau anak susah makan nasi dan maunya makan cemilan atau mie instant saja. Tentunya, hal ini dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya.

Jika Balita Susah Makan 

Sebagai orang Asia dengan makanan pokok nasi, tentunya Bunda cemas akan hal ini. Namun jangan kawatir Bunda, menu makanan berikut ini dapat menggantikan nasi.

ROTI ISI KEJU, TOMAT DAN DAGING

sandwich keju

Roti tawar yang diisi daging, berikut tambahan Keju dan Tomat ini dapat menjadi alternatif pengganti Nasi ya Bunda. Kita biasa menyebutnya dengan Sandwich. Nah, Sandwich sangat praktis dan dapat diisi menu lain misalnya Telur Dadar atau Omelet, Abon, hingga Telur Mata Sapi. 

PASTA

makanan pengganti nasi


Hampir semua anak menyukai Pasta. Hidangan Pasta dapat bermacam jenis, diantaranya Spaghetti, Fettucini, Macaroni, hingga Lasagna. Pasta yang diberi taburan Keju tentu semakin menggugah selera. Untuk sausnya, kita juga dapat membuatnya dengan saus Tomat ataupun ala Pasta Alfredo yang menggunakan krim Keju dan Susu. 

Makanan Pengganti Nasi

KENTANG

kentang pengganti nasi

Kentang, dapat juga menggantikan nasi. Sehingga bagi Balita yang susah makan nasi, Kentang merupakan makanan pengganti yang paling mudah. Kentang, dapat diolah berbagai jenis. Kentang dapat di goreng, di rebus, dipanggang, hingga dikukus dengan taburan Keju ataupun variasi lainnya.

KULIT TORTILA ISI DAGING

kulit tortila isi daging

Kulit Tortilla banyak dijual di Supermarket. Kulit Tortilla yang merupakan makanan khas Mexico ini dapat juga menggantikan Karbohidrat atau nasi. Isi kulit Tortilla dengan daging giling seperti isian pasta, dan tambahkan Tomat atau Keju Mozarella pada bagian atasnya, tentu menggugah selera makan.


Nah Bunda, sekarang tidak perlu kawatir lagi ya Bunda, jika Balita susah makan nasi, Bunda dapat berkreatifitas membuat menu makanan yang menarik pengganti nasi. Selamat berkreatifitas ya Bunda. 

Posted By Tentangkeluarga101 
Photo Credit : Pixabay

Resep Cemilan Bila Anak Tidak Suka Makan Sayuran

cemilan anak tidak suka sayuran
anak tidak suka sayur

Bunda, salah satu kendala yang seringkali kita hadapi adalah anak tidak suka makan sayuran. Namun jangan putus asa dulu Bunda, ayo kita sisipkan berbagai sayuran ke dalam cemilan yang di sukai anak.

Bila Anak Tidak Suka Makan Sayur

Selain bervitamin dan mengandung mineral yang baik untuk tubuh mereka, sayuran juga dapat memberi warna pada cemilan yang kita buat.

Cemilan Sehat Untuk Anak

Kali ini, kami memiliki 2 resep cemilan sehat yang bisa menjadi solusi bila anak tidak suka makan sayuran.

1. Puding Lumut Dari Bayam

Umumnya, Puding Lumut dibuat dari Daun Pandan. Tapi kali ini, cobalah membuatnya dari Bayam.

Bahan-bahan:

  • 1 butir Telur
  • 125 ml Santan
  • 1 bungkus agar-agar tanpa warna
  • 150 gram gula pasir
  • 1 ikat Bayam dijus menjadi 350 ml
  • sedikit garam
  • 1/2 sdm perasan Lemon

Cara membuat Puding Lumut dari Bayam:

  1. Cuci bersih Bayam, tambahkan air, lalu blender hingga menjadi 350 ml jus dan disaring.
  2. Kocok telur, teteskan Jeruk Lemon agar tidak amis, lalu campurkan semua bahan
  3. Didihkan dengan api sedang sambil diaduk terus.
  4. Bila sudah berbuih, aduk terus lagi beberapa saat untuk memastikan telurnya matang
  5.  Kemudian, kecilkan api dan biarkan santan menjadi pecah.
  6. Cetak dan tunggu hingga mengeras.

Tips:

Bila Bunda menggunakan cetakan plastik, pastikan bahan plastiknya "BPA free". Plastik yang tidak BPA free tidak aman untuk makanan panas.

2. Resep Agar-Agar Kacang Polong

Bahan:

  • Segenggam Kacang Polong
  • 1 bungkus agar-agar tanpa warna
  • 450 ml air
  • 100 gr Gula Pasir atau Madu sesuai selera

Cara membuat cemilan Agar-agar Kacang Polong untuk anak susah makan sayuran:

  1. Rebus Kacang Polong hingga lunak.
  2. Campur semua bahan, aduk terus hingga mendidih.
  3. Setelah itu cetak dan tunggu hingga mengeras. Anak-anak akan suka melihat bulatan-bulatan kacang polong yang tersebar di agar-agar yang bening.
  4. Namun terkadang anak yang lebih kecil tidak suka kulit Kacang Polong karena tidak lembut. Solusinya, terpaksa kacang polong diblender dulu, lalu disaring, dan jadilah agar-agar berwarna hijau untuknya.

Bunda, selamat berkreasi ya.

Posted By Tentangkeluarga101
Photo Credit : Pexels Free Stock Photo

Makanan Lucu untuk Balita

Bunda ingin mencoba berkreasi dengan makanan lucu untuk Balita yang susah makan? Coba deh variasi telur rebus berikut. 
makanan untuk anak susah makan
makanan lucu untuk balita

Makanan Untuk Balita Yang Susah Makan

Cara membuatnya mudah sekali. Sedangkan untuk saus Mayonaise, bisa diganti dengan saus lain kesukaan si Kecil ya Bunda. Misalnya,  Mayonaise bisa diganti dengan bahan lain, yaitu  sedikit Margarin dan 1-2 sendok makan susu cair. 

Hasilnya, Si Balita susah makan pun tertarik dengan Telur ini. Kalaupun akhirnya ia hanya memainkannya, sabar dulu Bun, nanti kalau lapar ia akan melahapnya kok… 

Selamat berkreasi ya Bun…. 

Posted By Tentangkeluarga101 
Photo Credit : Pexels Free Stock Photo

Inilah Manfaat Pijat Bayi yang Luar Biasa

manfaat pijat untuk bayi
manfaat memijat bayi

Bunda, memijat bayi sangat dianjurkan sejak bayi berusia 4 bulan. Sebaiknya, pijatan dilakukan oleh Bunda sendiri. Mengapa? Karena inilah berbagai manfaat pijat bayi yang dapat Anda berikan kepada Si Kecil.

Manfaat Pijat Untuk Bayi 

  1. Membangun ikatan batin antara ibu dan bayi. Begitu pula bila ayah yang melakukannya, bonding antara ayah dan bayi akan semakin terbentuk.
  2. Bayi menjadi lebih tenang, lebih mudah tidur, dan meningkatkan kualitas tidur. Tahukah Bunda, bahwa pertumbuhan bayi terjadi saat ia sedang tidur?
  3. Saat memijat bayi, hormon oksitoksin di dalam tubuh ibu meningkat. Hormon ini membuat ibu lebih dapat mengatasi baby blues atau sindrom paska persalinan.
  4. Lebih jauh lagi, hormon oksitoksin juga merangsang produksi ASI. ASI pun jadi semakin lancar.
  5. Untuk bayi yang kolik (sakit perut pada bayi), gerakan "I love U" dapat membantu meringankan kolik.
  6. Untuk bayi yang sembelit, pemijatan juga dapat membantuk melancarkan BAB.
  7. Pada bayi baru lahir yang kuning (jaundice), studi menunjukkan bahwa pijat bayi dapat mempercepat pemulihan jaundice.
  8. Manfaat pijat bayi lainnya adalah mempercepat kenaikan berat badan bayi premium. Pijatan dapat merangsang syaraf vagus, yaitu syaraf yang menghubungkan otak dengan organ-organ penting, termasuk pencernaan.
  9. Pijat bayi juga menstabilkan detak jantung dan aktivitas otak.

Cara Pijat Bayi Sederhana

Bunda ingin tahu cara pijat bayi sederhana yang dapat dilakukan sendiri di rumah?

Lihat artikel Cara memijat Bayi berikut Bunda. Klik di sini

Posted By Tentangkeluarga101 
Photo Credit : Pixabay

Cara Memijat Bayi yang Bisa Dilakukan Sendiri Setiap Hari

bagaimana cara memijat bayi

Tahuhkah Bunda, bahwa pijat bayi sangat besar manfaatnya? Saat si bayi sudah berusia 4 bulan, mulailah melakukan pijat bayi secara rutin setiap hari. Namun banyak Bunda yang salah kaprah. Kita sering beranggapan bahwa pijat bayi harus dilakukan ahlinya.

Sebenarnya, pijat bayi sederhana sebaiknya dilakukan sendiri oleh Bunda. Justru ritual pijat bayi dapat mempererat ikatan antara ibu dan Si Bayi.

Bagaimana Cara Memijat Bayi Yang Baik Dan Benar?

  1. Bahan yang digunakan hanyalah satu, yaitu Baby Oil. Tuangkan Baby Oil di telapak tangan Anda, lalu gosok-gosokkan kedua tangan Anda agar Baby Oil mejadi hangat.
  2. Untuk bagian kepala, gunakan kedua tangan untuk memijat dari atas kepala menuju ke belakang telinga. Lakukan gerakan ini beberapa kali dengan lembut.
  3. Lalu, pijat perlahan dari dada menuju perut, lakukan berulang kali.
  4. Untuk lengan, apit lengannya dengan kedua telapak tangan Anda, lalu gosok-gosok perlahan.
  5. Lakukan hal yang sama untuk paha dan betisnya.
  6. Pijat perlahan telapak kakinya menggunakan ibu jari Anda.
  7. Lakukan gerakan pijat "I love you" di perutnya. 
  8. Pegang kedua kakinya, lalu buat gerakan memutar searah jarum jam, karena begitulah arah gerakan proses pencernaan di dalam tubuh. Gerakan ini akan mempermudah ia buang air besar.

Posted By Tentangkeluarga101 
Video Credit : New Parents Series "How to massage your Baby".
Photo Credit : Pixabay

Alpukat, Buah Terbaik Untuk MPASI Bayi 6 Bulan

alpukat buah untuk mpasi

Bunda, penelitian terbaru mengemukakan bahwa alpukat adalah salah satu buah ideal yang bisa diberikan sebagai MPASI bayi 6 bulan.

Hasil penelitian ini ditulis di dalam Journal Nutrients.

Buah Terbaik MPASI

Mengapa demikian? Menurut penelitian tersebut, ada banyak pertimbangan yang menjadikan buah ini baik sebagai MPASI bayi 6 bulan.

  • Pertama, karena rasa Alpukat tidak terlalu manis. Kandungan gula dalam Alpukat lebih sedikit dibandingkan dengan buah-buahan lainnya.
  • Kedua, Alpukat mengandung lemak yang baik bagi pertumbuhan bayi, dan juga berkalori tinggi.
  • Ketiga, teksturnya yang lembut sangat cocok untuk membantu bayi belajar mengunyah dan menelan.
  • Dari sisi kelengkapan gizi, Alpukat mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, misalnya Folat, Vitamin E, dan Lutein.
  • Selain itu, Alpukat juga membantu penyerapan vitamin dari makanan lain yang dimakan bersamanya.

Karena berbagai alasan itulah Alpukat dianggap buah terbaik untuk MPASI bayi 6 bulan. Tentu saja, Alpukat juga baik untuk bayi yang lebih besar maupun orang dewasa.

Berbagai Resep Alpukat sebagai MPASI bayi 6 bulan

Inilah beberapa resep MPASI dari bahan alpukat yang dikombinasikan dengan bahan makanan lain, yang cocok untuk bayi 6 bulan:

1.Puree Alpukat - Pir - Pisang 

Potong-potong 1 buah alpukat, 1 buah Pisang, dan 1 buah Pir, lalu diblender bersamaan. Bila terlalu kental, tambahkan ASI atau susu yang biasa diminum si bayi. Pisang akan menambah asupan karbohidrat untuk si bayi. .

2.Puree Alpukat - Mangga. 
Potong-potong 1 buah Alpukat dan 1/4 buah Mangga manis, lalu diblender bersamaan. Tambahkan ASI atau susu bila ingin lebih encer. 

3.Puree Alpukat - Ayam 

Kini kita coba campurkan Alpukat dan Ayam, supaya kebutuhan Protein dan Zat Besi pun terpenuhi. Walaupun terdengar "yucky" untuk kita, paduan kedua bahan makanan ini lezat untuk lidah bayi. Caranya, rebus daging Ayam hingga lunak, dan usahakan airnya hampir menyusut saat selesai. Kemudian blender ayam hingga halus sekali, lalu campurkan Alpukat dan blender lagi agar tercampur rata. 

4.Pure Alpukat - Tahu 

Rebus Tahu hingga matang, lalu campurkan bersama Alpukat dan Blender. 

5.Puree Alpukat - Ubi Merah 
Rebus Ubi Merah hingga lunak, biarkan dingin, lalu blender bersama Alpukat. Bunda, semoga menu MPASI bayi 6 bulan di atas dapat bermanfaat.

Posted By Tentangkeluarga101
Photo Credit : Pexels Free Stock Photo

10 Makanan Penambah Berat Badan Anak

makanan penambah berat badan anak
    Bunda yang Balitanya kurus atau berat badannya ringan, mungkin stres mendengar ocehan orang-orang di sekitar Anda. Padahal, anak yang tidak gemuk belum berarti tidak sehat. Mungkin Bunda pun bertanya-tanya, ada ngga sih makanan penambah berat badan anak?

    Jenis Makanan Penambah Berat Badan Anak

    Namun sebelum membahas makanan penambah berat badan, sebaiknya kita juga cek beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab anak underweight

    Penyebab Anak Kekurangan Berat Badan 

    1. Genetik atau keturunan 

    Bila Anda sendiri memiliki postur ramping semampai, dan "sulit gemuk" walaupun banyak makan, tentu wajar bila si Kecil juga demikian bukan? 

    2. Nafsu makan anak sehari-hari

    Sebagian anak kurang nafsu makan, sehingga jumlah makanan yang ia santap kurang banyak. Mungkin juga ia sibuk bermain, sehingga ia tidak mau makan. 

    3. Nutrisi makanan 

    Karbohidrat dan lemak, adalah 2 nutrisi yang dapat menambah berat badan anak. Kita akan membahas contoh-contoh makanan penambah berat badan anak di halaman berikutnya.

    4. Kondisi kesehatan tubuh si anak 

    Dalam kondisi sakit atau tidak enak badan, anak tidak nafsu makan. Mungkin juga metabolisme tubuh si anak kurang baik, sehingga daya serap tubuh terhadap nutrisi kurang baik.

    5. Kebersihan rumah

    Mungkin terdapat parasit di dalam usus anak. Untuk menghindarinya, kondisi rumah harus bersih, dan ajarkan anak untuk mencuci tangan sebelum makan. Mungkinkah anak cacingan? Berikan obat cacing secara berkala sesuai anjuran dokter.

    6. Frekuensi makan

    Sebagian anak kapasitas lambungnya kecil, sehingga ia tidak dapat makan banyak. Bila demikian, coba tingkatkan frekuensi makannya. Frekuensi makan yang umum adalah: sarapan, cemilan sehat, makan siang, cemilan sehat lagi, dan makan malam.

    Makanan Penambah Berat Badan Anak

    Banyak orang yang salah kaprah, sehingga memberikan makanan penambah berat badan anak yang salah.

    Contohnya, dalam sebuah Facebook Group, seorang ibu mengatakan ia makan 7 telur sehari supaya dirinya gemuk. Duh, ibu itu tidak tahu ya, bahwa 1 butir telur mengandung 50% kebutuhan kolesterol orang dewasa dalam 1 hari. Jadi bisa dibayangkan, bila ia makan 5 telur sehari, berapa kelebihan kolesterol di dalam tubuhnya?

    Banyak juga ibu yang membuat anak kenyang atau gemuk dengan "makanan berkalori kosong" seperti kue, es krim, kue berlemak, atau junk food. Daripada anak gemuk tapi tidak sehat, lebih baik berikan mereka makanan tinggi protein, karbohidrat, lemak yang baik, vitamin, dan mineral.

    Daftar di halaman berikut ini berisi beberapa contoh makanan penambah berat badan anak: Klik halaman 2 berikutnya ya Bunda.
Klik halaman berikutnya: 123

Posted by Tentangkeluarga101
Photo Credit : Pixabay