Bunda, seringkali orangtua melakukan kelalaian yang dapat membahayakan anak. Tindakan lalai orangtua tersebut tentunya tidak disengaja, namun dapat berakibat fatal.
Kelalaian Orangtua Yang Membahayakan Anak
Nah, apa saja bentuk kelalaian orangtua atau siapapun yang menjaga anak, yang dapat membahayakan keselamatan anak :
- Menyimpan senjata tajam. Berhatilah jika memiliki senjata tajam di dalam rumah. Senjata tajam ini tidak hanya berbentuk pisau, namun juga senjata api hingga pajangan yang membahayakan seperti Samurai, koleksi pisau, hingga peralatan masak di dapur yang membahayakan. Simpanlah pada tempat yang sulit di jangkau dan jangan dijadikan mainan walaupun sekedar bercanda.
- Masuk kendaraan umum. Bunda, jika kita hendak masuk ke dalam kendaraan umum, jangan meninggalkan anak sendirian. Terutama anak yang masih kecil. Misalnya, masuk ke dalam Taksi anak didudukkan terlebih dahulu dan orangtua sibuk mengangkati koper atau bawaan. Ada beberapa kasus dimana taksi membawa kabur anak karena orangtua lalai.
- Naik Trem atau KRL. Jangan biarkan anak masuk duluan tanpa orangtua. Bisa saja, pintu kereta tertutup secara mendadak dan anak terbawa di dalamnya.
- Naik lift. Seperti halnya KRL, jika mendekati lift, jangan biarkan anak berlari sendirian mendahului. Celakanya, lift mendadak terbuka dan anak masuk dan pintu lift tertutup sehingga anak terbawa sendiri di dalam lift. Sementara orangtua sibuk berlari mengejar anak dari belakang.
- Menyeberang di depan mobil. Jangan menyeberang jalan di depan mobil yang sedang berhenti. Karena kendaraan lain tidak dapat melihat kita yang terhalang mobil yang sedang berhenti.
- Menitipkan anak pada orang yang baru dikenal. Bunda, jaman sekarang banyak sekali orang yang berniat jahat tapi berpura-pura baik. Jika baru mengenal orang asing, jangan menitipkan anak walau kita sekedar ingin ke kamar kecil.
- Makan makanan yang membahayakan tanpa pengawasan. Bunda, banyak sekali hal yang berkaitan dengan makanan yang perlu kita awasi jika berhubungan dengan anak kecil. (Baca: Makanan Yang Berbahaya Bagi Balita). Selain makanan yang membahayakan, cara makan pun perlu mendapat perhatian khusus. Misalnya, mie yang panjang harus dipotong pendek-pendek agar tidak tersedak. Ikan dengan duri, cara makan ayam dengan tusuk sate dengan tidak mengarahkan tusuk sate ke dalam mulut, hingga hal lainnya. Tetap waspada ya Bunda.
- Membiarkan anak bermain di jalan tanpa pengawasan. Bunda, walaupun anak bermain di dalam komplek perumahan, bahaya tetap dapat mengancam. Selalu perhatikan dan jangan lalai.
- Meninggalkan anak bekerja bersama orang asing. Bunda, memang susah jika kedua orangtua bekerja dan meninggalkan anak sendirian di rumah. Anak belum bisa membela dirinya jika di jahati. Jika memungkinkan, ada orang yang sudah dikenal untuk menjaga anak. Kita juga dapat memasang CCTV atau meminta bantuan tetangga atau Satpam terdekat untuk sekedar mengawasi anak. Jika memungkinkan, tunggulah hingga anak bisa bicara sehingga bisa "mengadu" jika mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan.
Orangtua Lalai Bahayakan Anak
Nah, demikianlah sebagian dari kelalaian yang tidak disengaja namun dapat membahayakan anak. Ayah dan Bunda, anak adalah titipan dari Tuhan yang harus kita jaga. Mereka tidak ingin dilahirkan tapi kitalah yang menghadirkan mereka ke dunia. Sehingga hendaknya orangtua harus merasa bersyukur dengan "titipan Tuhan" dan lebih menjaganya.
Photo Credit : Pixabay

No comments:
Post a Comment