-->

Benarkah Empeng Merusak Pertumbuhan Gigi?

penggunaan empeng pada bayi

Kita sering mendengar memakai Empeng dapat merusak bentuk mulut dan pertumbuhan gigi bayi. Misalnya gigi menjadi lebih maju dan struktur gigi lebih ke depan. Benarkah ini?

Empeng Merusak Pertumbuhan Gigi

Bunda, pemakaian empeng bayi terlalu lama dan berlebihan memang dapat merubah struktur mulut dan kesehatan gusi lho. Oleh karenanya, di sarankan untuk Balita di atas 2 (dua) tahun, tidak lagi memakai Empeng. Batas maksimal 2 tahun adalah karena ketika Balita menginjak usia 2 tahun, struktur gusi dan mulut masih dapat dikoreksi dalam waktu 6 bulan. Setelah usia tersebut, semakin sulit memperbaiki struktur gusi dan mulut. Hal ini juga berlaku bagi Balita yang gemar menghisap ibu jari.

Lalu, apakah baik buruknya ketika bayi menggunakan Empeng? Berikut faktanya:

Dampak Buruk Empeng Pada Bayi

  • Bersihkan Empeng yang terjatuh. Kuman dapat dengan mudah menempel pada Empeng dan berpengaruh pada pencernaan Bayi yang masih rentan terhadap kuman. Seperti diare atau sakit perut.
  • Bayi jadi malas menyedot ASI atau susu. Karena sudah terlalu sering menghisap empeng.
  • Bayi tidak rewel. Memakai Empeng memang menjadi solusi agar bayi sedikit tenang. Namun, jangan dijadikan solusi jika Bayi rewel ya Bunda. Karena bagaimanapun juga, rewelnya bayi ada penyebabnya. 
  • Mencegah kematian mendadak pada Bayi atau SIDS. Di luar negeri, istilah SIDS atau kematian mendadak pada bayi, sering terjadi. Yaitu karena ketika tidur, bayi terlalu pulas sehingga jantungnya berhenti mendadak tanpa alasan yang hingga kini belum dapat dijelaskan. Yaitu akibat tidur terlalu pulas. Empeng, mencegah hal ini. Karena dengan empeng, tidur bayi tidak akan terlalu pulas atau deep sleep.
  • Balita malas mengunyah. Ketika bayi atau balita mulai makan makanan tambahan, sebaiknya kurangi pemakaian empeng. Karena pemakaian empeng mempengaruhi sensitifitas pertumbuhan gigi.
  • Hati-hati jika masuk ke mulut. Sebaiknya, ukuran empeng cari yang sesuai dengan besar kecilnya mulut bayi atau balita. Karena dikawatirkan jika bayi atau balita sedang pada masanya memasukkan benda ke dalam mulut, empeng dapat masuk ke dalam mulut dan membuat tersedak.
Nah Bunda, demikianlah fakta baik buruknya pemakaian empeng pada bayi. Hendaknya Bunda menjadi lebih bijaksana dan mengawasi pemakaian empeng pada bayi atau balita ya Bunda.

Posted By Tentangkeluarga101
Photo Credit : Pixabay

No comments:

Post a Comment