-->

Efek Negatif Bullying Pada Anak

dampak bullying

Bunda mungkin tidak pernah menduga akibat atau dampak bullying pada anak. Bullying sering diartikan sebagai "penindasan" atau "intimidasi". Arti lain dari bullying adalah perilaku yang menggunakan kekerasan atau ancaman. Di mana satu pihak menunjukkan kekuasaannya kepada pihak lain. Bullying pada anak dampaknya parah karena akan dirasakan seumur hidup oleh anak tersebut.
Namun, banyak orang tidak paham bahwa bullying memberi dampak seumur hidup kepada korbannya. Keliatannya sepele. Namun bullying sebenarnya adalah sesuatu yang seharusnya tidak boleh ada di muka bumi ini.

Bullying Pada Anak

Bunda, jika Bunda belakangan suka nonton Drakor alias Drama Korea, mungkin Bunda bisa menonton Drakor yang berjudul "Stranger" season 2. Pada film tersebut, seorang anak melakukan kejahatan yang semestinya tidak dilakukan oleh anak seusianya. Kejahatan sadis dan terencana yang dilakukan oleh anak tersebut, akibat bullying di masa lalu yang dilakukan oleh teman sekelasnya.  Lalu, apa saja yang harus dilakukan oleh orangtua jika anak mengalami bullying?
  • Orangtua wajib memperhatikan fisik anak setiap hari. Apakah ada luka fisik, memar dan sejenisnya. Jangan segan untuk menanyakan kepada anak darimanakah luka tersebut.
  • Tidak ada salahnya orangtua pandai bergaul dengan teman dan lingkungan anak. Dekati teman-temannya hingga orangtua tau pergaulan anak termasuk melihat teman yang memberi efek negatif pada anak.
  • Jika anak berubah pendiam atau berprilaku tidak biasanya, cobalah cari tahu.
  • Jika anak positif mengalami bullying, orangtua wajib mengambil tindakan. Bicarakan kepada guru dan orangtua anak pelaku bullying.
  • Pindahkan anak ke sekolah lain jika memang situasi sudah tidak kondusif.
Bunda, artikel ini menekankan pentingnya kita memberantas bullying karena bullying sangat berbahaya dampaknya bagi kesehatan mental anak yang mengalami bullying.

Akibat samping bullying :

  • Anak menjadi pendiam, tidak ada rasa percaya diri karena biasa mengalami penindasan.
  • Emosi bisa meledak dan di luar kendali. Hal ini dikarenakan emosi terpendam yang tidak bisa dikeluarkan.
  • Mudah sensitif dan pendendam.
  • Memicu prilaku sadis dan ingin membalas perlakuan yang pernah diterimanya. Parahnya, jika pembalasan dendam dilakukan kepada orang lain yang tidak ada hubungannya.
  • Memiliki sifat pemberontak ketika dewasa karena semasa kecil ketika tidak berdaya, anak merasa tertekan.
  • Dapat merubah kepribadian ke arah negatif.
  • Jika bullying sangat menyakitkan dan melukai perasaan, seseorang dapat melakukan tindakan ekstrem seperti bunuh diri, atau sebaliknya, membunuh pelaku bullying.
Nah Bunda, kita bisa melihat betapa bullying sangat memberikan efek yang menghawatirkan bagi pertumbuhan anak. Tidak hanya anak, orang dewasa yang mendapat bullying juga bisa mengalami gangguan mental dan fisikologis akibat bullying. Apalagi, bullying sekarang lebih menjurus tidak hanya ancaman fisik, namun lewat perkataan seperti Cyber Bullying.

Marilah kita memberantas bullying dalam bentuk apapun. Dan diharapkan hukuman terhadap pelaku bullying dapat dipertegas sehingga semua orang tidak lagi memiliki kesempatan menindas orang lain dalam bentuk apapun. 

Share dan beri komentar jika Bunda memiliki pengalaman serupa ya Bunda.

Posted By Tentangkeluarga101
Photo Credit : Pixabay

No comments:

Post a Comment