-->

Perubahan Fisik Wanita Pasca Menopause

perubahan tubuh ketika menopause

Tahukah Bunda bahwa wanita mengalami banyak perubahan fisik pasca menopause. Kurangnya pengetahuan mengenai menopause seringkali membuat wanita tidak mengetahui kesehatan dirinya. Bahkan jika salah pengobatan dampaknya dapat membahayakan kesehatan wanita itu sendiri.

Perubahan Tubuh Setelah Menopause

Menjadi tua adalah hal yang tidak dapat dihindarkan. Menjadi tua adalah peristiwa alami yang akan dialami oleh setiap orang. Bagi wanita, masa produktif tentu saja berbeda dengan setelah wanita mengalami menopause dimana banyak terjadi perubahan pada fisik terutama bentuk tubuh. Lalu apakah perubahan tersebut?

Perubahan Mood
Jangan heran jika ketika menopause, seorang wanita akan lebih mengalami moodymood swing atau mood yang naik turun. Hal ini lebih terasa di pagi hari ketika bangun tidur dimana sebagian besar wanita sering merasa sedih tanpa sebab hingga merasa kesepian walau dikelilingi oleh banyak orang. Beberapa orang cenderung marah-marah tanpa sebab. Namun sebagian lainnya lebih mengarah pada depresi alias menangis dan selalu merasa sendu. Dukungan orang sekitar sangat perlu di masa ini. Terutama pengertian dari pasangan.

Vagina Mengering
Hormon yang berkurang seiring dengan menopause sangat berdampak pada organ intim. Vagina akan mengering yang mengakibatkan rasa tidak nyaman pada hubungan seksual. Pasangan lagi-lagi perlu memahami hal ini.

Payudara Mengendur
Elastisitas otot dada akan berkurang. Dan kekencangan serta bentuk payudara akan berpengaruh. Bahkan, seorang wanita yang tidak pernah menyusui dan melahirkanpun, ketika mengalami menopause, bentuk payudaranya tidak lagi sempurna.

Panggul Melebar
Setelah menopause, bentuk panggul wanita pada umumnya sedikit melebar dikarenakan tulang panggul yang mengalami perubahan. Kadar Kalsium yang berkurang, umumnya sangat berpengaruh pada tulang panggul. Beberapa bahkan mengalami pengeroposan tulang panggul setelah menopause.

Bokong menipis
Tak peduli seberapa seringnya wanita melakukan olah raga untuk mengencangkan bokong, begitu menopause, bagian bokong akan mengalami penurunan otot dan bentuknya akan berubah. Kecuali melakukan implant, bokong wanita setelah menopause tentu saja tidak sekencang dan berisi seperti ketika masa gadis.

Masalah Pada Pencernaan
Banyak wanita mengeluh adanya perubahan pada organ pencernaan mereka setelah menopause. Beberapa diantaranya sering merasakan kembung, sakit perut tanpa sebab dan sangat sensitif terhadap makanan tertentu. Padahal, sebelumnya mereka tidak pernah merasakan hal tersebut. Misalnya, setelah menopause, ada wanita yang sangat sensitif terhadap cemilan gorengan. Ada juga yang mudah merasa sakit perut ketika selesai menyantap makanan pedas. Padahal, sebelumnya hal tersebut bukanlah masalah.

Jantung Sering Berdebar
Nah, untuk yang satu ini, periksalah jika sering merasa jantung berdebar tanpa sebab. Jika pemeriksaan menyatakan jantung kita tidak ada masalah, maka bisa jadi menopause adalah biang keladinya. Hati-hati dan jangan sembarang mengkonsumsi obat jantung. Karena, bisa jadi jantung Anda sehat dan pengobatan yang salah malah akan berakibat fatal. Namun, juga jangan menjadi dokter untuk diri sendiri. Periksa ke dokter adalah solusi terbaik.

Nah Bunda, jika Bunda merasa penampilan Bunda tidak lagi menarik pasca menopause, jangan kecil hati atau gundah melihat wanita muda yang masih berpenampilan seksi ya Bun. Sebab setiap orang ada masanya. Dan semua wanita tidak dapat menghindari siklus alami kehidupan dimana suatu saat seorang wanita akan mengalami menopause. Namun, tetap semangat ya Bunda.

Posted By Tentangkeluarga101
Photo Credit : Pixabay

No comments:

Post a Comment