Makanan Yang Mudah Mengakibatkan Keracunan

makanan yang mudah mengakibatkan keracunan

Beberapa makanan mudah cepat rusak dan menimbulkan keracunan makanan. Terutama jika kita tinggal di negara dengan iklim tropis. Udara yang panas dan lembab mengakibatkan makanan cepat rusak atau basi. Nah apa sajakah makanan yang mudah mengakibatkan keracunan tersebut? Yuk kita simak Bunda.

Makanan Yang Mudah Mengakibatkan Keracunan

  • Ikan mentah. Beberapa makanan seperti sushi dan sashimi menggunakan ikan yang masih mentah. Biasanya yang digunakan adalah ikan salmon atau Tuna. Jika kita membeli sushi atau makanan yang mengandung ikan mentah, sebaiknya segera di makan. Jangan dibiarkan lama tanpa lemari pendingin. Seringkali orang menyalahkan restauran ketika keracunan makanan. Padahal, setelah kita membeli makanan, kita tidak langsung memakannya melainkan berjalan-jalan terlebih dahulu dan membuat makanan rusak terkena panas. Dan menyantap setelah makanan tidak segar lagi.
  • Seafood. Beberapa orang alergi terhadap seafood. Gejala alergi parah adalah muntah dan diare hingga pingsan. Beberapa jenis seafood seperti kerang, tripang, hingga jenis makanan laut yang langka dapat mengakibatkan keracunan jika tubuh kita menolaknya. Berhati-hatilah, jangan sembarang mencoba makanan terutama seafood yang tidak biasa.
  • Daging ayam yang kurang matang. Daging Ayam, berbeda dengan daging sapi. Jika daging sapi kita mengenal steak yang masih "rare" dengan daging berwarna kemerahan tidak demikian halnya dengan daging ayam. Daging ayam harus benar-benar masak dan matang. Jika tidak, perut akan mudah mendapat bakteri dari daging ayam yang kurang matang.
  • Jamur. Beberapa jenis jamur disinyalir dapat menimbulkan gejala keracunan.
  • Makanan yang mengandung santan. Dengan iklim yang panas dan lembab, makanan yang mengandung santan cepat rusak dan basi. Terlihat masih bagus dari luar, namun ketika dimakan kita bisa mengalami sakit perut, pusing hingga muntah. Oleh karenanya, jika kita hendak piknik, usahakan tidak membawa makanan yang mengandung santan seperti nasi uduk, nasi lemak hingga kari atau kare.
  • Roti yang sudah berjamur. Roti sebaiknya disimpan di dalam lemari pendingin. Sehingga lebih tahan lama dan tidak mudah berjamur. Walau tampak masih terlihat bagus, roti yang sudah berjamur dapat mengakibatkan sakit perut dan pusing.

Pentingnya mengolah makanan

Nah Bunda, dari kesimpulan di atas, cara mengolah makanan adalah sangat penting. Ini semua untuk mencegah keracunan makanan. Selain itu, kita perlu bijaksana dan pintar untuk melihat makanan yang sudah jelek kualitasnya. Walau tanda kadaluarsa belum lewat, cara penyimpanan yang salah dapat membuat makanan rusak sebelum waktunya.

Posted By Keluarga101 
Photo Credit : Pixabay

Comments

Popular Posts