Lindungi Anak Dari Kejahatan Dunia Maya
Bunda, ayo lindungi anak dari kejahatan dunia maya. Bunda, pernahkah Bunda terpikir bahwa foto Si Kecil yang Bunda unggah di sosial media dapat memicu kejahatan di dunia maya?
Sebagian besar orang tidak sadar atau paham bahwa kejahatan dunia maya banyak dimensinya. Dari kejahatan berupa pencurian data, membajak akun, mencuri foto pribadi, hingga kekerasan seksual.
Bunda, perlu di perhatikan bahwa banyak sekali predator anak atau Pedofilia. Pedofilia adalah kejahatan seksual yang tidak tampak namun sangat berbahaya Bunda. Di luar negeri sekarang ini, pelaku Pedofilia sangat diawasi dengan ketat. Di Kanada misalnya, pemerintah mengawasi ketat unggahan orang di dunia maya dan menangkap mereka yang sering berselancar di dunia maya dengan target pornografi anak.
Kejahatan Dunia Maya
Lalu, bagaimana cara kita melindungi Si Kecil dari kekerasan seksual di dunia maya?
- Jangan memposting foto anak dalam posisi yang terbuka. Bunda, kita tidak sadar bahwa posisi duduk anak atau bagian tubuh anak yang terekspos dapat memicu pikiran jahat pada pelaku Pedofilia. Jangan beri kesempatan bagi mereka!
- Tidak sembarang memvideokan ekspresi wajah anak. Ekspresi wajah anak yang terlihat lucu bagi kita, bisa jadi malah memberikan "kepuasan" bagi para predator anak. Jangan biarkan mereka melihat kesempatan ini.
- Tutup kamera laptop atau webcam di rumah dengan stiker. Tahukah Bunda, dengan adanya kecanggihan teknologi, aplikasi tertentu dapat membuka kamera laptop kita menjadi monitor tersembunyi bagi orang luar. Hati-hati dengan fakta ini ya Bunda.
- Batasi ekspos anak terhadap sosial media. Jika anak masih di bawah umur, sebaiknya Bunda tidak membuat akun tertentu untuk anak. Karena kita tidak tahu, apa yang kita unggah dapat membahayakan si anak.
- Jangan biarkan anak di bawah umur bermain gadget tanpa pengawasan. Beberapa aplikasi seringkali menyesatkan. Perhatikan hal ini ya Bunda.
- Awasi aplikasi chatting bagi anak remaja. Ketika anak menjelang ABG, biasanya mereka mulai bermain dengan berbagai aplikasi termasuk "chatting" di dunia maya. Kenyataannya, banyak orang dewasa yang menyamarkan usia mereka hanya untuk menipu anak ABG. Hati-hati dengan hal ini, jangan sampai anak kita terkecoh dan melakukan sesuatu yang membahayakan diri mereka terutama kejahatan seksual di dunia maya.
Lindungi Anak Dengan Membatasi dari media sosial
Nah Bunda, setiap orang mungkin memiliki perbedaan sudut pandang terhadap sosial media khususnya untuk mengekspos anak mereka. Namun, fakta di atas bukanlah omong kosong belaka. Banyak sekali pelaku kejahatan dunia maya yang sudah ditangkap karena kasus Pedofilia terhadap anak. Senantiasa waspada ya Bunda.
Photo Credit : Pixabay

test
ReplyDelete