Jangan khawatir Bun, di sini kami membahas makanan sehat untuk ibu hamil muda, tepatnya trimester pertama, atau hamil 1 hingga 3 bulan.
Makanan Sehat untuk Ibu Hamil
Folic Acid atau Folat
Folat (di dalam supplement sering kali disebut folic acid) adalah salah satu nutrisi penting bagi ibu hamil. Bahkan, saat ibu berusaha hamilpun, disarankan ibu mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung folat.
Folat adalah salah satu bentuk Vitamin B9. Kekurangan Folat dapat menyebabkan cacat yang disebut Neuro Tube Defect, yaitu tulang belakang bayi tidak tertutup sempurna (Spina Bifida) dan disertai dengan cacat otak.
Cacat lahir ini umumnya dimulai pada awal perkembangan janin, bahkan sebelum kehamilan diketahui. Jadi, disarankan Folat dikonsumsi sejak Ibu masih merencanakan kehamilan.
Makanan yang banyak mengandung Folat adalah:
- Sayuran hijau, misalnya Bayam dan Brokoli
- Alpukat
- Jeruk
- Pepaya
- Kacang-kacangan (kacang tanah, kacang polong, kacang merah, kacang hitam)
- Kembang kol
- Bit
- Jagung
- Seledri
Bunda juga dapat mengkonsumsi vitamin ibu hamil, dan pastikan mengandung 400 mcg Folic Acid.
Riset membuktikan, kecukupan Folat dalam menu makanan sehat ibu hamil juga mengurangi risiko terjadinya pre-eklampsia, yaitu tekanan darah tinggi saat hamil yang berbahaya bagi ibu dan janin.
Pada prinsipnya, porsi makanan sehat untuk ibu hamil tidak perlu sampai 2 kali lipat dari makanan ibu sehari-hari. Istilah "makan untuk 2 orang" tidak sepenuhnya benar, karena kebutuhan janin tidaklah sebesar kebutuhan orang dewasa.
Makan berlebihan saat hamil dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang berlebihan dan tidak baik untuk kesehatan di kemudian hari.
Ibu hamil memang membutuhkan kalori dan nutrisi lebih banyak dari biasanya, tetapi perinsipnya tetap sama seperti perinsip 4 sehat 5 sempurna,yaitu:
- Karbohidrat: sebagai sumber tenaga untuk bumil. Sebisa mungkin pilihlah sumber karbohidrat yang mengandung banyak serat. Misalnya oatmeal atau roti whole grain.
- Sayuran: sebagai sumber vitamin, serat, dan mineral.
- Daging, telur, tahu, tempe dapat menjadi sumber protein. Selain itu daging merah juga mengandung banyak zat besi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi dan mencegah anemia pada ibu hamil.
- Buah-buahan: sebagai sumber vitamin dan mineral. Makanlah buah dengan berbagai variasi warna, supaya vitamin dan mineralnya pun lebih bervariasi.
- Produk diari (susu/keju/yogurt): sebagai sumber kalsium yang bermanfaat bagi pertumbuhan tulang bayi.
Mengelola makanan sehat untuk ibu hamil
Mungkin beberapa informasi di bawah ini belum Bunda ketahui:
- Asupan Zat besi dan Kalsium, sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan karena kalsium dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap zat Besi.
- Sebaiknya, konsumsilah zat besi bersama vitamin C, supaya penyerapannya lebih optimal.


No comments:
Post a Comment