Jika badan sering terasa sakit tanpa sebab mungkin kamu menderita penyakit psikomatis. Namun jangan meremehkan penyakit psikomatis ini. Namun, penyakit psikomatis ini dapat disembuhkan.
Penyakit Psikomatis
Tanya: Anak ABG-ku sering mengeluh sakit. Entah pusing, migren, pundak terasa pegal, sakit punggung hingga sakit pinggang. Saya selaku ibunya menjadi kawatir. MRI dan rontgen sudah. Namun semua hasilnya baik-baik saja. Apakah yang terjadi dengan anakku?
Jawab:
Bunda jangan kawatir. Jika semua hasil medis baik-baik saja, besar kemungkinan si gadis menderita penyakit psikomatis. Penyakit psikomatis atau yang sekarang dikenal dengan sebutan gejala somatik biasanya diawali dengan stress atau gangguan kecemasan yang berlebihan.
Ketika seseorang mengalami stress atau cemas tubuh kita akan melepaskan hormon dan kimia tubuh tertentu. Hormon dan kimia tubuh inilah yang menimbulkan efek negatif sehingga menghasilkan gejala penyakit psikomatis atau gejala somatik.
Sumber Stress dan gangguan kecemasan
Stress apapun wujudnya biasanya berawal dari bermacam latar belakang. Seperti:
- tekanan pekerjaan (jika masih sekolah kemungkinan besar pelajaran sekolah)
- lingkungan yang tidak nyaman (entah dari orang rumah, teman bahkan pasangan hidup)
- gaya hidup yang tidak sehat dalam bentuk apapun
- gangguan emosi
- trauma masa kecil atau trauma masa lalu
- pernah mengalami pelecehan dalam bentuk apapun
- ketergantungan alkohol dan obat terlarang
- seseorang tanpa pekerjaan atau tanpa penghasilan yang mengakibatkan frustasi (pikiran menjadi kosong dan berpikir macam-macam)
Sedangkan penyakit psikomatis atau gejala somatik dapat berupa:
- rasa lelah tanpa sebab yang terus menerus
- tidak bisa tidur atau gangguan tidur (insomnia)
- sakit punggung, kram otot, sering merasa pegal sekujur tubuh
- tekanan darah tinggi tanpa sebab
- sesak napas dan serasa ingin pingsan
- sakit kepala, pusing hingga migrain
- sakit pada pencernaan
- impotensi
- dan berjuta keluhan lainnya namun hasil medis baik-baik saja
Mengatasi penyakit psikomatis
Jika benar penyakit yang di derita adalah penyakit psikomatis, setidaknya kita dapat mengurangi dan mengatasinya dengan cara berikut:
- cobalah berpikir jernih, realistis dan tidak terlalu menekan diri sendiri. Tidak ada orang di dunia yang sempurna. Semakin kita ingin menjadi sempurna dan perfeksionis maka semakin kita merasa cemas dan akibatnya penyakit psikomatis bermunculan.
- melakukan meditasi dan menenangkan pikiran.
- Introspeksi diri dan mengenali diri sendiri.
- tidur yang cukup dan jauhi alkohol dan rokok
- terapkan gaya hidup sehat dengan berolah raga dan diet sehat
- mencari bantuan seperti psikolog atau seseorang yang dapat diajak bicara
Gejala psikomatis benar adanya jika kita sudah melakukan pemeriksaan menyeluruh tanpa ada diagnosa suatu penyakit. Di sisi lain kita tidak boleh menganggap remeh gejala pada tubuh dan langsung membuat kesimpulan bahwa itu adalah penyakit psikomatis. Siapa tahu, memang benar-benar sakit dan butuh pengobatan!
Bunda, jika si gadis menderita penyakit psikomatis sebaiknya bunda memberikan perhatian khusus. Janganlah menghakimi seperti "Ah, kamu sakit terus tapi diperiksa sana sini tidak ada apa-apa". Atau "jangan mengada-ngada sakit, buang uang saja untuk pemeriksaan". Tapi berikanlah support moral kepada anak. Siapapun itu, seseorang yang menderita penyakit psikomatis membutuhkan bantuan. Karena penyakit psikomatis tanpa bantuan akan berujung depresi dan frustasi yang membahayakan.
Posted By Keluarga101
Photo Credit : Pixabay

No comments:
Post a Comment