Anak Sukses Dengan IQ Atau EQ?
![]() |
| kunci sukses |
Semua orangtua tentunya menginginkan anak sukses. Setidaknya masa depan anak cemerlang. Nah Bunda, sebenarnya IQ atau EQ sih yang membuat anak sukses dan berhasil?
Semua orang tentunya ingin berhasil dan sukses. Namun, tidak semua orang memiliki kepandaian yang cemerlang. Namun, orangtua yang memiliki anak yang kurang pintar jangan berkecil hati. Karena anak sukses tidak hanya semata-mata mereka yang memiliki IQ atau kepandaian yang tinggi.
Cara Agar Anak Sukses
Dahulu, orang membanggakan IQ yang tinggi. IQ atau Intelligence Quotient diketahui sebagai kemampuan intelektual seseorang. Dengan IQ kepintaran seseorang diukur berdasarkan kemampuannya untuk menganalisa, memecahkan masalah, dan berpikir secara logika. Sedangkan EQ atau Emotional Intelligence dikenal sebagai kemampuan seseorang untuk berkomunikasi, berinteraksi dengan orang lain dan mengatur emosi.
Belakangan, negara maju lebih menekankan pentingnya EQ untuk pembentukan kepribadian anak. Nah bagaimana peranan EQ ini?
- Orang yang pandai secara akademis belum tentu memiliki karir yang cemerlang ketika bekerja.
- Orang yang sukses tidak semuanya pandai atau memiliki IQ yang tinggi.
- Orang yang sukses rata-rata memiliki kepandaian berbicara dan kepribadian yang baik (EQ).
- Banyak perusahaan sekarang lebih mengutamakan karyawan yang memiliki sikap atau attitude yang baik. (EQ)
- Sikap bersosialiasi dan bekerja dengan baik secara berkelompok (team work) dipengaruhi oleh kepandaian EQ bukan IQ.
IQ yang Tinggi atau EQ?
Pada akhirnya memang lebih baik jika tidak hanya IQ yang tinggi namun didukung oleh EQ. Dan juga sebaliknya, EQ tanpa IQ akan menjadi kosong. Walau kita tahu tidak ada yang sempurna di dunia ini.
Setidaknya, kenyataan di atas dapat membuka mata orangtua bahwa jangan "melulu" menuntut anak untuk selalu berprestasi dengan nilai fantastis tanpa mempedulikan kesehatan mental dan emosi anak.
Sebab pada akhirnya, ketika anak terjun ke masyarakan dan dunia kerja, sikap atau attitude akan lebih mempengaruhi kepribadian seseorang. Seorang atasan yang luar biasa pintar tidak akan bisa memiliki perusahaan yang maju jika memiliki kepribadian yang bermasalah. Pun sebaliknya, karyawan yang pandai akan susah menaiki jenjang karir tanpa ditunjang oleh sikap atau etika kerja yang baik.
Photo Credit : Pixabay

Comments
Post a Comment