![]() |
| gigi bayi keropos |
Ketika bayi mulai tumbuh gigi, masalah gigi keropos pada bayi dan balita sering dihadapi oleh ibu. Awalnya, gigi bayi timbul bintik putih. Lama kelamaan gigi bayi berubah menjadi kuning, lalu kecoklatan hingga berwarna gelap kehitaman. Gigi keropos pada bayi atau Balita, dapat dicegah ya Bunda. Berikut cara mengatasi gigi keropos pada bayi dan Balita.
Posted by Tentangkeluarga101
Photo Credit : Pexels Free Stock Photo
Mengatasi Gigi Keropos Pada Bayi
Ketika bayi mulai tumbuh gigi, Bunda patut memperhatikan kebersihan gigi bayi ya Bunda. Terutama, karena gigi susu adalah cikal bakal tumbuhnya gigi permanen. Jika kesehatan oral atau faktor higienis tidak diperhatikan, besar kemungkinan tumbuhnya gigi permanen pada bayi atau Balita mengalami gangguan seperti bentuk gigi yang jelek hingga letak gigi yang berdesakan.
Agar gigi bayi tidak cepat keropos
Sebaiknya Bunda memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
- Tidak membiasakan memberikan minuman manis atau yang mengandung gula. Apalagi jika di dalam botol bayi. Jika memang terpaksa, segeralah bilas dengan air putih sehingga minuman yang mengandung gula tersebut tidak berlama-lama mengendap di dalam mulut.
- Perhatikan kebiasaan buruk bayi atau Balita yang sering menghisap ibu jari. Karena, jari yang tidak bersih dapat memicu tumbuhnya bakteri di dalam mulut.
- Sering-seringlah membersihkan mulut bayi dengan handuk bersih terutama bagian lidah dan gigi.
- Mulailah mengajari bayi untuk menyikat gigi secara teratur ketika bayi sudah mulai tumbuh gigi dan makan makanan padat, terutama yang mengandung Karbohidrat.
- Jaga kebersihan botol bayi dan juga Empeng Bayi agar tidak mengandung Bakteri. Jika terjatuh, jangan dibersihkan secara asal-asalan.
- Sebelum tidur, jangan memberikan minuman atau mengisi botol susu dengan yang manis-manis.
- Jangan biarkan mulut bayi atau Balita kering. Pastikan berikan air minum yang cukup. Karena, mulut yang kering akan memberikan suasana asam yang cocok bagi bakteri untuk berkembang biak.
Nah Bunda, selain cara di atas, Bunda juga wajib memeriksakan kebersihan gigi dan mulut pada Balita ya Bunda. Jika memungkinkan, sekali dalam setahun memeriksakan gigi Balita pada dokter gigi.
Posted by Tentangkeluarga101
Photo Credit : Pexels Free Stock Photo

No comments:
Post a Comment